Longsor Deli Serdang, Material dan Lumpur Mulai Dibersihkan

Iptek

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan tumpukan material imbas terjadinya longsor di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/11) lalu mulai dibersihka.

Informasi tersebut ia terima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang yang melaporkan perkembangan terkini, pasca kejadian tanah longsor per Senin (15/11) pukul 20.20 WIB.

“Pihaknya [BPBD] melakukan pembersihan material disejumlah lokasi perumahan warga dan juga wilayah aliran sungai,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/11).

Abdul menyebut, pembersihan itu juga dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS). Sebab, penumpukan material juga ditemukan di sana.

Selain itu, ia berkata, BPBD juga sudah mengerahkan alat berat dilakukan untuk melakukan pembersihan lumpur di wilayah sekitar sungai. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi adanya potensi risiko bahaya apabila hujan deras kembali terjadi.

“Wilayah seputaran sungai dilakukan pengerukan lumpur pasca tanah longsor, untuk mendapatkan ke dalam sungai yang ideal,” ucapnya.

Sebelumnya, insiden tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/11) mengakibatkan satu orang meninggal, satu warga luka-luka dan 31 warga lainnya terdampak.

“Tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Insiden yang menewaskan satu warga ini berlokasi di Desa Rumah Kinangkung, Kecamatan Sibolangit,” tutur Abdul, dalam keterangan tertulis, Jumat (12/11).

“Tanah longsor juga mengakibatkan satu warga luka-luka dan 31 warga lainnya terdampak. Di samping itu, berdasarkan informasi BPBD setempat, longsor disebabkan kondisi tanah yang labil,” lanjut dia.

(yla/ain)